​Bismillah, wash sholaatu was salamu ‘ala rasulillaah.

Sebagai insan beriman, dalam mencapai berbagai tujuan kita diajari untuk melakukan usaha secara dhahir dan bathin. Termasuk dalam usaha menjaga kesehatan, ikhtiar kita pun ada yang dhahir dan bathin. Ikhtiar dhahir di antaranya mencukupi kebutuhan gizi, mempraktekkan pola hidup sehat, dan menghindari berbagai sumber penyakit. Adapun usaha bathin, tentu kita berdoa dan membaca wirid untuk meminta pertolongan kepada Allah Ta’ala.Salah satu wirid yang dapat kita amalkan untuk mendapat fadhilah kesehatan ialah membaca surat Al-Falaq.

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ
مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ
وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ
وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,

dari kejahatan makhluk-Nya,

dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,

dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”. (QS. Al-Falaq: 1-5).

Syaikh Abu Bakar Al-Jazairi dalam kitab Aysarut Tafasir mengemukakan bahwa ayat kedua surat ini berisi permohonan perlindungan: dari segala sesuatu yang diciptakan Allah Ta’ala berupa makhluk yang mukallaf seperti manusia dan yang tidak mukallaf seperti hewan-hewan, benda mati. Jadi maknanya ialah dari keburukan seluruh makhluk yang menjadi sebab datangnya keburukan.

Dengan demikian, membaca surat ini dengan niat berlindung kepada Allah merupakan salah satu usaha untuk menghindarkan diri dari berbagai penyakit.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga menghasung kita untuk rutin membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.

 وعن عبد الله بن خبيب بضم الخاء المعجمة رضي الله عنه قال قال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم اقرأ قل هو الله أحد والمعوذتين حين تمسي وحين تصبح ثلاث مرات تكفيك من كل شيء رواه

أبو داود والترمذي وقال حديث حسن صحيح

Dari Abdullah bin Khubaib radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadaku, “Bacalah Qul huwallahu ahad dan al-mu’awwidzatain (Al-Falaq dan An-Nas) pada waktu sore dan pagi tiga kali. Niscaya akan mencukupimu dari segala sesuatu.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi, dan Tirmidzi mengatakan bahwa hadits hasan shahih).