Manfaat Ayam Kalkun

Umumnya unggas yang dikonsumsi di Indonesia adalah ayam dan bebek. Cita rasa dagingnya disukai oleh masyarakat pada umumnya dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Diketahui ada sekitar 12 manfaat daging ayam bagi kesehatan dan 20 manfaat daging bebek bagi tubuh. Selain ayam dan bebek ada juga jenis unggas lainnya yang tidak kalah bermanfaat bagi kesehatan namun cukup jarang dikonsumsi di Indonesia yaitu ayam kalkun. Unggas dengan ukuran tubuh yang besar ini lebih dikenal dan populer di daerah Eropa dan Amerika. Daging ayam kalkun kerap disajikan pada perayaan hari-hari besar seperti natal dan thanksgiving.

Ayam Kalkun

Kalkun memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan ayam. Selain itu bulunya juga mekar dan mengembang dengan berbagai variasi warna sehingga terlihat indah, terutama pada ayam kalkun jantan. Kedua sayapnya jika direntangkan bisa mencapai lebar 1,5 hingga 2 meter. Kepalanya gundul dengan kulit kepala yang kasar dan tebal serta berwarna merah. Sementara bagian kaki kalkun terlihat ramping namun sangat kuat. Ia juga tidak bisa berkokok seperti ayam namun dapat mengeluarkan suara keras untuk mengusir hewan lain di sekitarnya. Selain daging, telur dan bulu ayam kalkun juga dapat dimanfaatkan sehingga budidaya unggas satu ini sangat menguntungkan. Apalagi nilai jualnya yang lebih mahal daripada ayam atau bebek dimana biasanya daging unggas ini disajikan di restoran-restoran.

Daging Kalkun

Manfaat ayam kalkun yang pertama adalah bagian dagingnya. Selain lebih besar daging kalkun juga bernutrisi tinggi sehingga sangat bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa kandungan nutrisi daging kalkun diantaranya vitamin B6, niacin, asam pantothenic, vitamin B12, riboflavin, serta berbagai mineral seperti manfaat zat besi, manfaat potasium, manfaat seng, dan manfaat selenium. Dengan kandungan berbagai nutrisi ini ada sekitar 7 manfaat daging ayam kalkun yang bisa didapatkan diantaranya meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh, membantu mengatasi insomnia, dapat membantu membentuk tubuh, baik untuk program diet, dapat dikonsumsi dan aman bagi penderita diabetes, serta mencegah berkembangnya sel-sel kanker.

Telur Kalkun

Manfaat ayam kalkun yang kedua adalah bagian telurnya. Dibandingkan telur ayam dan telur bebek nama telur kalkun memang jarang terdengar. Meskipun demikian telur kalkun dapat dikonsumsi dan tidak kalah bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan manfaat protein, omega-3, dan omega-6 pada telur kalkun sangat baik dikonsumsi untuk kesehatan tubuh. Jarangnya konsumsi telur kalkun karena memang kalkun tidak bertelur sesering ayam biasa sehingga harganya juga jauh lebih mahal daripada telur ayam. Selain itu ukurannya juga jauh lebih besar dibandingkan telur ayam.

Bulu Kalkun

Manfaat ayam kalkun yang ketiga atau yang terakhir adalah bagian bulunya. Selain manfaat bulu ayam dan manfaat bulu bebek ternyata bulu kalkun juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan berbagai benda bermanfaat. Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa ayam kalkun terutama yang jantan memiliki bulu yang mekar dan indah sehingga sangat potensial untuk diolah dan dimanfaatkan menjadi berbagai benda yang bernilai seni tinggi dan memiliki nilai ekonomi. Diantara benda-benda kerajinan yang bisa dihasilkan dari kerajinan bulu kalkun yaitu kipas, hiasan dinding, pena, tas hias, penutup kepala, hingga lukisan dari bulu kalkun.

Multi manfaat bukan? Hampir semua bagian tubuh ayam kalkun bisa dimanfaatkan sehingga hewan ini sangat layak dibudidayakan. Meskipun pada saat sekarang daging ayam kalkun belum begitu populer di Indonedia namun sebagian restoran menengah ke atas biasanya menjadikan daging ayam kalkun sebagai salah satu menu makanannya sehingga tidak perlu khawatir mengenai pangsa pasar yang minim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress spam blocked by CleanTalk.