Segudang Manfaat Madu

www.sinarsehat.com

Madu telah digunakan sebagai makanan dan obat selama 10 sampai 20 juta tahun. Bahkan jumlah konsumsinya semakin bertambah dengan semakin banyak orang yang menyadari manfaatnya.

Madu terdiri dari glukosa dan fruktosa, beberapa mineral seperti magnesium, potassium, kalsium, sodium klorin, sulfur, zat besi, dan fosfat. Madu memiliki berbagai manfaat kesehatan yang tidak boleh Anda lewatkan. Selain itu, mengganti gula olahan dengan madu sebagai pemanis akan lebih baik dan bermanfaat karena madu seratus persen tidak mengandung kalori.

manfaat madu
Selain manis, madu memberi segudang manfaat bagi tubuh dan kesehatan.

Berikut merupakan berbagai manfaat madu yang dapat memberikan efek postif baik bagi kesehatan maupun tubuh Anda.

Madu mengandung banyak nutrisi

Secara nutrisi, dalam satu sendok makan madu atau setara dengan 21 gram mengandung 64 kalori dan 17 gram gula, termasuk glukosa, maltosa, dan sukrosa. Madu sama sekali tidak mengandung serat, lemak, maupun protein. Madu juga merupakan sumber Vitamin C yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh untuk memperkuat sistem imun, kalsium yang dapat memperkuat tulang, dan zat besi yang dapat membantu dalam sistem sirkulasi, serta berbagai mineral yang tentunya memiliki manfaat yang tak kalah penting.

Kaya akan antioksidan

Madu yang berkualitas tinggi mengandung banyak antioksidan penting seperti fenol, enzim, dan senyawa flavanoid dan asam organic. Para ahli mempercayai bahwa kombinasi dari senyawa-senyawa tersebut yang membuat madu kaya akan antioksidan dan dalam dua penelitian telah menunjukkan bahwa madu dapat meningkatkan nilai antioksidan dalam darah. Antioksidan diketahui berperan penting dalam mengurangi risiko serangan jantung, stroke, berbagai jenis kanker, dan kemungkinan dapat meningkatkan kesehatan mata.

Mengurangi tekanan darah

Madu diketahui dapat mengurangi tekanan darah yang merupakan faktor penting penyakit jantung. Hal ini dikarenakan madu mengandung senyawa antioksidan yang dapat mengurangi tekanan darah. Penelitian yang dilakukan pada tikus dan manusia, keduanya telah menunjukkan hasil yang baik perihal peran madu dalam mengurangi tekanan darah dengan mengkonsumsinya.

Meredakan batuk pada anak-anak

Batuk merupakan masalah kesehatan yang umumnya dialami oleh anak-anak yang memiliki infeksi pernafasan bagian atas. Batuk dapat mengganggu tidur bagi anak-anak dan orang tua. Namun, obat untuk batuk tidak selalu efektif dan mungkin terdapat efek samping. Penelitian menunjukkan bahwa madu dapat menyembuhkan batuk, lebih efektif dibandingkan obat-obatan kimia, serta dapat meningkatkan kualitas tidur. Namun, madu tidak boleh diberikan pada bayi di bawah satu tahan karena risiko botulisme.

Meningkatkan HDL (kolesterol baik)

Mempunyai kadar LDL (kolesterol jahat) yang tinggi merupakan faktor utama risiko penyakit jantung. LDL menyebabkan atherosclerosis, yaitu penumpukan lemak pada arteri yang menyebabkan terjadinya serangan jantung dan stroke. Dalam beberapa penelitian ditemukan bahwa madu dapat meningkatkan HDL (kolesterol baik) di dalam tubuh, misalnya sebuah penelitian yang dilakukan pada 55 pasien dengan membandingkan konsumsi madu dan gula, menunjukkan bahwa madu mengurangi kadar LDL sebesar 5,8% dan meningkatkan kadar HDL sebesar 3,3%.

Meningkatkan energi dan sel darah merah

Dengan mengkonsumsi campuran air dan madu dapat meningkatkan jumlah sel darah merah pada tubuh. Kadar oksigen yang tinggi dapat meningkatkan produktivitas dan mencegah bakteri penyebab penyakit. Dengan meningkatkan kadar oksigen pada tubuh, energi di dalam tubuh pun meningkat, sehingga tubuh akan lebih mudah menerima latihan fisik yang dilakukan seperti aerobik.

Mengurangi kadar trigliserida

Kadar trigliserida pada darah merupakan faktor lain risiko penyakit jantung dan pertanda resistansi terhadap insulin yang merupakan penyebab diabetes tipe-2. Kadar trigliserida meningkat karena mengkonsumsi gula dan karbohidrat olahan. Menariknya, dalam beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi madu secara teratur dapat mengurangi kadar trigliserida, khususnya apabila madu digunakan sebagai pengganti gula.

Menyembuhkan luka dan luka bakar

Mengoleskan madu pada luka dan luka bakar telah dilakukan sejak jaman Mesir kuno dan masih digunakan sampai sekarang. Dalam satu ulasan dari tahun 2015, ditemukan bahwa madu sangat efektif untuk menyembuhkan luka bakar dan luka setelah operasi. Selain itu, madu juga efektif menyembuhkan ulkus diabetik (luka terbuka pada penderita diabestes) yang merupakan komplikasi serius dan biasanya harus diamputasi. Para peneliti percaya bahwa manfaat madu dalam menyembuhkan luka ini karena antibakteria dan efek anti-inflamasi yang memiliki kemampuan untuk melindungi jaringan kulit di sekitarnya.

Mengurangi gejala alergi

Madu dapat mengurangi alergi sama halnya dengan vaksin yang mencegah terjangkitnya penyakit. Namun, apabila tubuh telah sering diberikan alergen, semakin lama tubuh akan membangun imunitas terhadap senyawa kimia yang membuat tubuh menjadi kebal. Sehingga, madu yang digunakan untuk mengurangi alergi harus madu hasil penyerbukan lebah madu bunga.

Dengan mengetahui banyak manfaat dari madu kenapa nunggu mari kita konsumsi madu setiap hari agar tubuh sehat, wajah bersih tanpa jerawat,dan segala urusan kesehatan dan kecantikan beres dengan satu solusi madu…madu dan madu. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress spam blocked by CleanTalk.